Metode berkebun di atas kolam ikan

Budidaya ikan di bawah pertanian hidroponik (aquaponics) adalah metode untuk menanam tanaman dan memelihara ikan di dalam satu sistem yang terintegrasi. Sistem aquaponik menggabungkan teknologi hidroponik dengan budidaya ikan untuk membuat lingkungan yang optimal bagi keduanya.

gambar;istockphoto

Aquaponik menggunakan sistem yang sama dengan hidroponik, yaitu tanaman tumbuh di dalam air yang diperkaya dengan nutrisi. Namun, di aquaponik, air yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman juga digunakan sebagai habitat ikan. Ikan yang dipelihara di dalam sistem aquaponik akan menghasilkan limbah yang mengandung nitrogen, fosfat dan kalium, yang merupakan nutrisi penting bagi pertumbuhan tanaman. Limbah ikan ini diolah oleh bakteri yang mengubahnya menjadi nutrisi yang dapat digunakan oleh tanaman.

Beberapa keuntungan dari aquaponics adalah :
  • Meminimalkan pembuangan limbah ikan karena limbah ikan diolah menjadi nutrisi bagi tanaman
  • Efisiensi yang lebih tinggi dalam penggunaan air dan ruang
  • Mengurangi beban lingkungan karena tidak menggunakan pestisida atau pestisida
  • Mengurangi biaya operasional karena tidak perlu membeli nutrisi tambahan
  • Hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan pertanian tradisional
Budidaya ikan dalam aquaponics perlu dikelola dengan baik, seperti memastikan kualitas air yang baik, kesehatan ikan, keseimbangan nutrisi, dan pemeliharaan yang baik untuk menghindari masalah kesehatan.

Bertani di atas kolam adalah salah satu bentuk pertanian di air atau hidroponik. Ada beberapa jenis sistem pertanian di atas kolam yang digunakan, diantaranya:
  • Sistem tambak: Sistem ini menggunakan kolam atau tambak yang diisi dengan air dan nutrisi, di mana tanaman tumbuh di dalam air.
  • Sistem floating raft: Sistem ini menggunakan sebuah raft atau papan yang dapat melayang di atas kolam, di mana tanaman tumbuh di atas raft tersebut.
  • Sistem floating island: Sistem ini menggunakan sebuah pulau yang dapat melayang di atas kolam, di mana tanaman tumbuh di atas pulau tersebut.
  • Sistem tambak terpal : Sistem ini menggunakan sebuah kolam yang diisi dengan air dan nutrisi, di mana tanaman tumbuh di atas terpal yang diletakkan di atas kolam.

Pertanian di atas kolam memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:

-Pemakaian air yang lebih efisien dibandingkan dengan pertanian di tanah
-Dapat digunakan untuk tanaman yang tidak dapat tumbuh di tanah
-Dapat digunakan untuk menumbuhkan tanaman di area yang tidak memungkinkan tumbuh di tanah
-Dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman dengan mengoptimalkan kondisi lingkungan
-Dapat digunakan untuk mengurangi beban lingkungan karena tanaman tumbuh di dalam air yang dapat diubah dengan mudah.